BBPOM : Waspadai Makanan Kadaluarsa

MAKANAN KADALUARSA. Petugas gabungan Polresta Kediri, Disperindag dan Dinas Kesehatan menggrebek gudang jajanan Jago Niaga di Jl Patimura, Kediri, Jawa Timur. Penggrebekan tersebut ditemukan berbagai makanan kadaluarsa yang diedarkan menjelang Lebaran dengan modus menghapus atau menghilangkan kode

Sekarang ini, apalagi menjelang Natal dan tahun baru, biasanya banyak minuman dan makanan yang masa kedaluwarsanya tinggal seminggu kemudian diobral. Ini memang tidak berbahaya namun justru dari sinilah masalahnya berawal sebab diborong oleh pengusah
Berita Terkait
Manado, (Antara Sulut) - Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Manado, Indriany Tubagus, mengingatkan masyarakat Sulawesi Utara berhati-hati mengkonsumsi makanan kadaluwarsa.

"Sekarang ini, apalagi menjelang Natal dan tahun baru, biasanya banyak minuman dan makanan yang masa kedaluwarsanya tinggal seminggu kemudian diobral. Ini memang tidak berbahaya namun justru dari sinilah masalahnya berawal sebab diborong oleh pengusaha makanan dan minuman, untuk dijual kembali di tempat lain yang jauh dari jangkauan kami," kata Indriany Tubagus, Kamis.

Tubagus minta para pengusaha menyadari pentingnya menyajikan makanan yang kualitasnya masih baik, jangan karena mau untung, meskipun tidak layak dikonsumsi tetap dijual kembali, dengan harga tinggi.

"Untuk ini, kami mengingatkan masyarakat waspada, jangan sampai membeli atau mengkonsumsi makanan kedaluwarsa," kata Tubagus.

Sementara itu, salah satu pedagang di Kecamatan Tuminting, Johny Volensus mengatakan tidak mau membeli pangan yang mendekati masa kedaluwarsanya habis, karena tak mau bermasalah dengan konsumen yang bisa saja keracunan setelah mencicipi makanan atau minuman yang mereka jual.

"Kami menjual yang masih bagus, sehingga tidak akan menimbulkan masalah bagi konsumen yang membeli makanan atau minuman di sini, kalaupun membeli, kami hanya menyediakan untuk langsung dikonsumsi dalam hajatan atau acara lainnya," kata Johny. (Guntur)

Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar