Indonesia Timur pusat keanekaragaman hayati

Kamis, 28 Februari 2013 14:13 WIB

Indonesia Timur pusat keanekaragaman hayati

Ilustrasi (.)

Di Indonesia timur ada kantong-kantong wilayah yang betul-betul harus kita waspadai supaya pembajakan keanekaragaman hayati tidak terus berlanjut," katanya di sela diskusi tentang akses sumber daya genetik di Bali, Kamis.
Berita Terkait
Bali (ANTARA News) - Wilayah Indonesia timur merupakan titik pusat keanekaragaman hayati yang harus dilindungi dari pencurian sumber hayati, kata Deputi Menteri Lingkungan Hidup Bidang Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan Perubahan Iklim, Arief Yuwono.

"Di Indonesia timur ada kantong-kantong wilayah yang betul-betul harus kita waspadai supaya pembajakan keanekaragaman hayati tidak terus berlanjut," katanya di sela diskusi tentang akses sumber daya genetik di Bali, Kamis.

Arief mengatakan, biopiracy atau pencurian sumber hayati sudah terjadi karenanya ratifikasi Protokol Nagoya menjadi sangat penting.

Protokol Nagoya tentang akses pada sumber daya genetik dan pembagian keuntungan yang adil dan seimbang atas pemanfaatannya telah diadopsi oleh negara-negara anggota Konvensi Keanekaragaman Hayati pada Oktober 2010 di Nagoya, Jepang.

Indonesia juga telah menandatangani Protokol Nagoya bersama 91 dari 193 negara anggota konvensi, namun baru 14 negara yang meratifikasinya. Protokol itu baru bisa mulai diterapkan setelah 50 negara meratifikasi.

Protokol Nagoya merupakan pengaturan internasional yang komprehensif dan efektif untuk melindungi sumber daya genetik serta instrumen pencegah pencurian sumber hayati.

Arief juga mengutip data Kementerian Riset dan Teknologi yang menunjukkan bahwa ada hampir 500 penelitian yang diajukan pihak asing ke Indonesia dan 80 persen di antaranya tentang keanekaragaman hayati, terutama di wilayah timur Indonesia.

Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © 2015

Komentar Pembaca
Kirim Komentar
Mematri prestasi di usia tak muda

Mematri prestasi di usia tak mudaDi mata Jenderal Rudini yang kala itu menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri era 90-an, sosok DR DR (Hc) Sinyo Harry ...

Menjadikan laut masa depan

Menjadikan laut masa depan  Jalesveva Jayamahe. Frasa ini mengemuka kembali ketika Presiden RI Joko Widodo mengucapkan pidato kenegaraannya yang ...

Tomohon butuh RIT dan perparkiran

Tomohon butuh RIT dan perparkiran Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) membutuhkan rencana induk (master plan) pengelolaan transportasi dan ...